Pengaruh pendekatan rigorous mathematical thinking (RMT) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII

  • Siti Mahmudah Universitas Ahmad Dahlan
  • Harina Fitriyani Universitas Ahmad Dahlan

Abstract

Salah satu tujuan pendidikan matematika adalah menjadikan siswa berpikir kreatif. Hasil dari berpikir kreatif disebut kreatifitas. Namun pada kenyataanya kreatifitas ini kurang diperhatikan oleh guru dalam pembelajaran. Sehingga kemampuan berpikir kreatif perlu dikembangkan lagi. Pemberian stimulus adalah salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif. Geometri adalah salah satu bidang dalam matematika. Geometri pada tingkat menengah salah satunya mempelajari tentang bangun datar segiempat dan segitiga. Materi geometri merupakan materi yang sulit dipahami oleh siswa karena sulitnya siswa menangkap konsep dari materi tersebut. Rigorous mathematical Thinking (RMT) merupakan pendekatan pembelajaran yang memiliki tiga unsur penting yang mendorong siswa lebih memahami konsep suatu materi. Dengan pahamnya siswa akan konsep suatu materi maka kemampuan berpikir kreatif siswa akan lebih baik. Hal ini karena dalam berpikir kreatif diperlukan berbagai konsep untuk menyelesaikan masalah matematika. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan RMT terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental dan desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control design. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan RMT terhadap berpikir kreatif siswa bahkah pengaruh tersebut lebih baik dari pendekatan pembelajaran yang biasanya digunakan oleh guru. Namun kriteria lebih baik tidak merujuk pada keseluruhan indikator, hanya satu dua kriteria saja.

Abstract

One of the purposes of mathematics education is to make students think creatively. The result of creative thinking is creativity. But in fact this creativity is less concerned by teachers in learning. So the creative thinking skills need to be developed again. Stimulus is one of the ways to develop creative thinking skills. Geometry is one of the fields in mathematics. The geometry of the middle level one of them learns about the rectangular and triangular planar figure. Geometry material is material that is difficult for students to understand because it is difficult for students to grasp the concept of the material. Rigorous mathematical Thinking (RMT) is a learning approach that has three important elements that encourage students to better understand the concept of a material. With the student's reward for the concept of material, the student’s creative thinking skills will be better. This is because in creative thinking it takes various concepts to solve the mathematical problems. This research aims to determine the influence of RMT's approach to the creative thinking skills of students. The research method used was true experimental and the research design used was posttest only control design. The results of research show that there is an influence on the RMT approach to creative thinking students are better than the learning approach that teachers typically use. But the better criterion does not refer to the overall indicator, just one two criterion.

Keywords: berpikir kreatif, Rigorous Mathematical thinking (RMT), Geometri

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurrozak, R., & dkk. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. Jurnal Pena Ilmiah Program Studi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia, 1(1), 871-880.

Afiah, I. N., & dkk. (2012). Pengaruh Penerapan Metode Socratic Circles disertai Media Gambar terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa. BIOEDUKASI Jurnal Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret, 4(3), 1-15.

Ansari, B. I. (2016). Komunikasi Matematik, Strategi Berfikir dan Manajemen Belajar : Konsep dan Aplikasi. Banda Aceh: PeNa.

Fardah, D. K. (2012). Analisis Proses dan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Matematika Melalui Tugas Open-Ended. Jurnal Kreano Jurusan Matematika FMIPA UNNES, 3(2).

Fardillah, F., & dkk. (2018). Kemampuan Literasi Statistis Mahasiswa Melalui Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT). GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 128-136.

Fitriyani, H., & Khasanah, U. (2017). Student’s rigorous mathematical thinking based on cognitive style. Journal of Physics: Conference Series, 943(1).

Hamzah, H. M. A., & Muhlisrarini. (2014). Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Hendrayana, A. (2017). Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) Terhadap Pemahaman Konseptual Matematis Siswa SMP. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta, 4(2), 186-199.

Hendriana, H., & dkk. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematik Siswa. Bandung: PT Refika Aditama.

Hendriana, H., & Soemarmo, U. (2017). Penilaian Pembelajaran Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Irawati, F., & Kusumawati, I. B. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Pendekatan Berfikir Matematis Rigorous (RMT) Pada Materi Bangun Ruang di Kelas VIII di SMP Nusantara Krian. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sidoarjo, 4(1), 9-16.

Khabib, Z., & Manov, J. T. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Pendekatan Rmt Ditinjau Dari Fungsi Kognitif Siswa Pada Materi Melukis Segitiga Di Kelas VII SMP. MATHEdunesa : Jurnal Matematika FMIPA UNESA, 2(3).

Kinard, J. T., & Kozulin, A. (2008). Rigorous Mathematical Thinking: Conceptual Formation in the Mathemathics Classroom New York: Cambridge University Press.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2018). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: Refika Aditama.

Noer, S. H. (2011). Kemampuan berpikir kreatif matematis dan pembelajaran matematika berbasis masalah open-ended. Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 104-111.

Pusfita, D., & Fitriyani, H. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing untuk Meningkatkan Kreativitas. PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL.

Putra, T. T., & dkk. (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dengan Pembelajaran Berbasis Masalah. Jurnal Pendidikan Matematika, Part 3, 1(1), 22-26.

Saefudin, A. A. (2012). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Al Bidayah Jurnal Pendidikan Dasar Islam UIN Sunan Kalijaga, 4(1), 37-48.

Santoso, H. R. W., & dkk. (2014). Deskripsi Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) Pada Materi Segiempat Siswa Kelas Vii Smp Negeri 1 Pabelan Kabupaten Semarang. Jurnal Satya Widya Pendidikan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana, 30(2), 82-95.

Santrock, J. W. (2007). Psikologi Pendidikan (T. Wibowo, Trans. 2 ed.): Prenada Media Group.

Sari, A., & Yuniati, S. (2018). Penerapan Pendekatatan Realistic Mathematics Educations (RME) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 71-80.

Sari, A. P., & dkk. (2017). Proses Berpikir Kreatif Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Model Wallas. Beta Jurnal Tadris Matematika Universitas Syiah Kuala, 10(1), 18-32.

Siswono, T. Y. E. (2004). Identifikasi Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Pengajuan Masalah (Problem Posing) Matematika Berpandu dengan Model Wallas dan Creative Problem Solving (CPS). Buletin Pendidikan Matematika Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNPATTI Ambon, 6(2).

Siswono, T. Y. E., & Novitasari, W. (2007). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pemecahan Masalah Tipe ”What’s Another Way”. Jurnal Pendidikan Matematika "Transformasi, 1(1), 1-13.

Tzuriel, D. (2013). Mediated Learning Experience and Cognitive Modifiability. Journal of Cognitif Education and Psycology, 12(1), 59-80.

Published
2020-06-01
How to Cite
Mahmudah, S., & Fitriyani, H. (2020). Pengaruh pendekatan rigorous mathematical thinking (RMT) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VII. JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan, 6(1). https://doi.org/10.33222/jumlahku.v6i1.665
Abstract viewed = 49 times