ETNOMATEMATIKA PADA PEMBUATAN TEPAK SIRIH HIASAN GONGGONG DI KOTA TANJUNGPINANG

  • Ainun Nabiya Kusuma Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Nur Asma Riani Siregar Universitas Maritim Raja Ali Haji
  • Linda Rosmery Tambunan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Abstract

Tepak sirih merupakan objek budaya melayu di Kepulauan Riau khususnya kota Tanjungpinang.  Tepak sirih merupakan sebuah wadah untuk meletakkan alat sekapur sirih pada upacara adat melayu salah satunya upacara pernikahan. Bentuk tepak sirih di kota Tanjungpinang ialah berbentuk seperti limas terpancung yang bahannya dari kayu triplek. Upaya dalam melestarikan budaya melayu terdapat pada rumah produksi Hand Craft kota Tanjungpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etnomatematika yang terdapat pada proses pembuatan tepak sirih hiasan gonggong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data penelitian ialah pengrajin tepak sirih hiasan gonggong di Hand Craft kota Tanjungpinang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan instrumen utama yaitu peneliti itu sendiri. Selanjutnya data dianalisis dengaan merujuk pada Miles dan Huberman yaitu mereduksi data, penyajian data, serta kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ditemukannya aktivitas matematis merancang yang terdapat pada proses pembuatan desain dari setiap bagian tepak sirih, pada proses pemotongan triplek sesuai dengan pola yang sudah dibuat, pada proses perakitan seluruh bagian potongan-potongan triplek, dan terakhir pada proses penempelan gonggong sebagai hiasan. Selanjutnya aktivitas mengukur yang terdapat pada proses pengukuran desain bentuk tepak sirih, pada proses pengukuran potongan triplek, dan pada proses pemotongan gonggong. Konsep matematika yang terdapat pada penelitian ini ialah bangun ruang, datar, kesebangunan, dan perbandingan.

Keywords: Etnomatematika, Tepak Sirih, Gonggong, Tanjungpinang

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriyani, & Kuntarto. 2017. Etnomatematika: Model Baru dalam Pembelajaran. Jurnal Gantang, 2(2), 133- 144. http://ojs.umrah.ac.id/index.php/gantang/index

Irawan, H. 2015. Studi Identifikasi Siput Gonggong Di Zona Litoral Pesisir Timur Pulau Bintan. Dinamika Maritim, 5(1), 38–45.

Kamarusdiana, K. 2019. Studi Etnografi Dalam Kerangka Masyarakat Dan Budaya. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 6(2), 113–128. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v6i2.10975

Marina, M., & Izzati, N. 2019. Eksplorasi Etnomatematika pada Corak Alat Musik Kesenian Marawis sebagai Sumber Belajar Matematika. Jurnal Gantang, 4(1), 39–48. https://doi.org/10.31629/jg.v4i1.1027

Nurhikmah, S., Febrian, & Fera, M. 2019. Eksplorasi Etnomatematika pada Ragam Corak Ukiran Khas Melayu Kepulauan Riau. Jurnal Kiprah, 7(1), 41– 48. http://ojs.umrah.ac.id/index.php/kiprah/index

Sarwoedi, S., Marinka, D.O., Febriani, P., & Wirne, I. N. 2018. Efektifitas Etnomatematika dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 3(2), 171–176. https://doi.org/10.33369/jpmr.v3i2.752

Sugiyono. 2013. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarno, Febrian, & Tambunan, L. R. 2022. Ekplorasi Etnomatematika pada Aktivitas Pertanian Media Hidroponik sebagai Sumber Pembelajaran Matematika. Student Online Journal (SOJ) UMRAH-Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji, 3(1), 888- 895. https://soj.umrah.ac.id/index.php/SOJFKIP/article/view/1654

Yunus, R. H. 1987. Sirih Pinang. Percetakan Dewan Bahasa dan Pustaka.

Published
2023-11-01
How to Cite
Kusuma, A. N., Nur Asma Riani Siregar, & Linda Rosmery Tambunan. (2023). ETNOMATEMATIKA PADA PEMBUATAN TEPAK SIRIH HIASAN GONGGONG DI KOTA TANJUNGPINANG . JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan, 9(2), 56-66. https://doi.org/10.33222/jumlahku.v9i2.3216
Abstract viewed = 80 times
PDF downloaded = 85 times