Expression Shaping pada Anak Melalui Aktivitas Sosiodrama

  • Wulan Saroinsong Universitas Negeri Surabaya
  • Irma Novita Agni Putri Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sosiodrama dalam pengungkapan ekspresi bahasa anak usia 5 – 6 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan expost facto. Subjek pada penelitian ini sebanyak 32 guru dan 32 orang tua anak di TK Surabaya. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui kuisioner online yang disebar menggunakan google form. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil perhitungan, studi ini menemukan bahwa metode sosiodrama berkontribusi positif terhadap kemampuan bahasa, terutama pada jumlah kosakata yang diucapkan anak untuk mengekspresikan perasannya. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh metode sosiodrama terhadap kemampuan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap orang tua dan guru dalam menstimulasi kemampuan bahasa anak, terlebih pada kosakata yang berkaitan dengan pengungkapan ekspresi dan perasaan pada anak.

Keywords: Expression Shapping, Bahasa, Sosiodrama, Anak Usia Dini

Downloads

Download data is not yet available.

References

Usia Dini (Edisi Ketujuh). Jakarta: Kencana.

Dhieni, Nurbiana, dkk. 2014. Metode Pengembangan Bahasa. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.

Goyena, Rodrigo, and A. Fallis. 2019. Journal of Chemical Information and Modeling 53(9):1689–99.

Hurlock, Elizabeth B. (2013). Perkembangan Anak Jilid Satu. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Jogiyanto. (2014). Pedoman Survei Kuesioner. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Nurkholiq R. N. (2017). Efektifitas Penerapan Metode Sosiodrama Meningkatkan Kecerdasan Kinestik Siswa Dalam Pembelajaran Ips (Penelitian Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas Viii-2 Smp Negeri 9 Bandung Tahun Ajaran 2015/2016). International Journal Pedagogy Of Social Studies, 1(1), 100-118.

Otto, Beverly. (2015). Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia Group.

Pelletier. (2011). Supporting Early Language and Literacy with Sociodramatic Play. Toronto, ON: Scholastic Education.ON: Scholastic Education.

Rajapaksha, P.L.N.R. (2016). Schaffolding Sociodramatic Play in the Preschool Classroom: The Teacher’s Role. Mediterranean Journal of Social Sciences, 7(4) 689-694.

Rakhmawati, Nur Ika Sari. (2017). Metode Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak. Surabaya: Unesa University Press.

Stone, Randi. (2013). Cara-cara terbaik untuk mengajar reading. Jakarta: PT Indek.

Sudarma, Purnami, dan Garminah. (2014). Pengaruh Sosiodrama terhadap Kemampuan Bahasa Lisan siswa SD. e-Journal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD 2(1). 114-120. No:1

Sudjana, N. (2014). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

Sugiyono. (2011). Statistik Untuk Penelitian. Alfabeta: Bandung.

Sujiono, Yuliani Nurani & Sujiono, Bambang. (2013). Bermain Kreatif Berbasis Kecerdasan Jamak. Jakarta: PT Indeks.

Susanto, Ahmad. (2017). Perkembangan Anak Usia Dini: Pengantar Dalam Berbagai Aspeknya Edisi Pertama. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tarnoto, Nissa. (2013). Modul Bermain Peran. Journal of Chemical Information and Modeling 53(9):1689–99.

Trisnawaty, I. K. A. P. & I. G. A. O. N. (2017). Pengaruh Metode Sosiodrama Bermuatan Cerita Rakyat Terhadap Kemampuan Berbicara Pada Anak Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Us. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 5(1), 147–156.

Published
2020-06-11
Abstract viewed = 64 times
pdf downloaded = 38 times