Mengembangkan Keterampilan Guru PAUD melalui Pelatihan Penulisan Dongeng dan Teknik Penyajian

  • Sandy Ramdhani Universitas Hamzanwadi
  • Mimi Alfian Universitas Hamzanwadi
  • Eva Nurmayani Universitas Hamzanwadi

Abstract

OSatu dari beberapa permasalahan guru PAUD yang ada di Kabupaten Lombok Timur adalah sulitnya menemukan konten dongeng yang bersifat kontemporer atau kekinian. Keadaan tersebut tentu saja menimbulkan kebingungan pada guru ketika akan menyampaikan cerita atau dongeng yng bersifat kontekstual, sesuai dengan tuntutan model dan materi pembelajaran saat ini. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan intensif dalam membantu guru menghasilkan sendiri dongeng yang akan disajikan tentunya dengan menggunakan standar penulisan dongeng yang baik. Berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan terhadap keterampilan guru pada saat sebelum mengikuti pelatihan menulis dongeng (pra pelatihan) dan setelah mengikuti pelatihan (pasca pelatihan) ditemukan jika hasil respon guru dan menunjukkan rata-rata nilai 4,408 dan termaasuk pada kategori “baik” atas pelatihan penulisan dongeng yang dilaksanakan

Keywords: keterampilan dongeng, guru PAUD, pelatihan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiatin, T., & Andayani, B. (2016). Pelatihan Keterampilan Mendongeng untuk Keluarga Nelayan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 2(1), 53-65.
Dickinson, David K., and Catherine E. Snow. "Interrelationships among prereading and oral language skills in kindergartners from two social classes." Early Childhood Research Quarterly 2.1 (1987): 1-25.
Ika Budi M. (2016). Peran Pendidik PAUD dalam Membangun Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Anak , 5.(1), 747-752
Ramdhani, S., Yuliastri, N. A., Sari, S. D., & Hasriah, S. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Karakter melalui Kegiatan Storytelling dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 153-160.
Santrock, J.W. (2007). Perkembangan Anak (Alih bahasa: Mila Rahmawati & Anna Kuswanti). Jakarta :Erlangga
Suhartono. (2005). Pengembangan keterampilan bicara anak usia dini. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.
Suhirman, S. (2017). Cerita Tradisional Sasak Lombok Sebagai Sarana Transmisi Budaya Untuk Membentuk Karakter Anak Sejak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 1(01), 48-55.
Wijaya,Herman dan Al-pansori,Jaelani.2014.Konsep Dasar Sastra Yogyakarta:Multi Persindo.
Yunita, Ika. Meningkatkan keterampilan berbicara menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan pada anak kelompok A1di Tk Kartika Iii-38 Kentungan." DEPOK, SLEMAN,(September) (2014).
Published
2019-12-26
Abstract viewed = 34 times
pdf downloaded = 16 times