Analisis Hubungan Kesehatan Mental Terhadap Hasil Belajar Anak 5-6 Tahun Kabupaten Sukabumi

  • Nurhasanah Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Ibnu Hurri Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Elnawati Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Abstract

Kondisi kesehatan mental anak usia dini merupakan salah satu aspek perkembangan yang harus diperhatikan dan dikembangkan karena kesehatan mental anak akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan yang ditunjukkan oleh anak salah satunya dalam hasil belajarnya. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitaif survey, melakukan analisis mengenai hubungan antara kesehatan mental anak terhadap hasil belajar anak usia 5-6 tahun dengan responden yaitu para pendidik di  lembaga PAUD di Kabupaten Sukabumi, yang terdiri dari 43 pendidik PAUD yang berasal dari Kecamatan Parungkuda sebagai sampel penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan bahwa kesehatan mental memiliki hubungan yang kuat dan positif terhadap hasil belajar anak dengan nilai koefisien determinasi sebesar 44,22%. Artinya, hasil belajar anak 44,22% dipengaruhi oleh kesehatan mentalnya. Hal ini didukung oleh hasil nilai signifikansi hasil olah data lapangan yang menunjukkan bahwa kesehatan mental berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Sukabumi.

Keywords: Kesehatan Mental, Hasil Belajar, Pendidikan Anak Usia Dini

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewi, K. S. (2012). Buku Ajar Kesehatan Mental. In UPT UNDIP Press Semarang (1st ed.). Retrieved from http://eprints.undip.ac.id/38840/1/KESEHATAN_MENTAL.pdf

Fakhriyani, D. V. (2019). KESEHATAN MENTAL (1st ed.; M. Thoha, ed.). Pamekasan.

Fitriyani, L. (2015). Peran pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan emosi anak. Lentera, 17(1), 93–110. Retrieved from https://journal.iain-samarinda.ac.id/

Fuadi Husin, A. (2014). Islam Dan Kesehatan. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 1(2). https://doi.org/10.19105/islamuna.v1i2.567

K, F., & Dewi Aisyah. (2021). Peningkatan Kesehatan Mental Anak Dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman. Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.51339/isyrof.v3i1.292

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2018). Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 : Tentang Kurikulum 2013 PAUD. Jakarta: Direktorat Pembinaan PAUD.

Lukman, H. S. (2017). ANALISIS DATA KUANTITATIF : Menggunakan Software SPSS (1st ed.; A. Imswatama, ed.). Bekasi: CV. Nurani.

Puspita, S. M. (2019). Kemampuan Mengelola Emosi Sebagai Dasar Kesehatan Mental Anak Usia Dini. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 5(1), 85–92. Retrieved from http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/

Rizkiah, A., Risanty, R. D., & Mujiastuti, R. (2020). Sistem Pendeteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Anak Usia 4-17 Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining. JUST IT : Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi Dan Komputer, 10(2), 83. https://doi.org/10.24853/justit.10.2.83-93

Safitri, U., & Miranda, D. (2009). PELAKSANAAN PENILAIAN HASIL BELAJAR ANAK USIA DINI DI TK LIA II PONTIANAK.

Sugiyono. (2015). METODE PENELITIAN : Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (22nd ed.). Bandung: Alfabeta.

Suminar, D. R., & Hamidah. (n.d.). Membangun kesehatan mental anak usia dini dengan pengasuhan positif. 2(1), 13–20. Retrieved from https://www.ukinstitute.org/

Susilowati, R. (2018). Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini. ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 6(1), 145. https://doi.org/10.21043/thufula.v6i1.4806

Suwardi, S., Firmiana, M. E., & Rohayati, R. (2016). Pengaruh Penggunaan Alat Peraga terhadap Hasil Pembelajaran Matematika pada Anak Usia Dini. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 2(4), 297. https://doi.org/10.36722/sh.v2i4.177

Yusup, F. (2018). UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS. Jurnal Tarbiyah, Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23. Retrieved from http://jurnal.uin-antasari.ac.id

Published
2021-12-23
Abstract viewed = 671 times
pdf downloaded = 287 times