Reaktualisasi Permainan Tradisional untuk Pengembangan Kreativitas Anak

  • Siti Nur Hayati UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Hibana Hibana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas permainan tradisional edukatif bagi anak usia dini, yang berisi karakteristik, manfaat, serta jenis pelaksanaan permainan tradisional. Tulisan ini menggunakan metode studi pustaka yang dilakukan dengan menelaah dan/atau mengeksplorasi beberapa buku, jurnal, serta catatan-catatan dan informasi atau data-data lain yang dinilai sesuai dengan kajian atau penelitian.  Pada penelitian ini dinyatakan bahwa dengan bermain, salah satunya dengan bermain permainan tradisional dapat memberi sumbangan positif pada anak-anak antara lain berupa: 1) membentuk tubuh yang bugar, sehat, dan tangguh; 2) membentuk toleransi, demokratis, disiplin dan mental sportivitas; 3) membentuk moral jujur, peka, tulus dan tanggap; 4) membentuk kompetensi sosial berdaya saing, berkebangsaan, bekerjasama, dan bersahabat. Dengan permainan tradisional dapat membantu anak-anak meningkatkan perkembangan seluruh aspek yang dimiliki secara terpadu dan menyeluruh untuk menjadi lebih cakap serta terampil. Permainan tradisional masih relevan untuk dilestarikan pada era globalisasi saat ini dan diperlukan dukungan dari berbagai pihak untuk melestarikannya.

 

Keywords: permainan tradisional, kreativitas anak

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, T. (2012). Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 121–136.

Anggita, G. M. (2019). Eksistensi Permainan Tradisional sebagai Warisan Budaya Bangsa. JOSSAE : Journal of Sport Science and Education, 3(2), 55. https://doi.org/10.26740/jossae.v3n2.p55-59

Apriani, D. (2013). Penerapan Permainan Tradisional Engklek Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelompok B Ra Al Hidayah 2 Tarik Sidoarjo. PAUD Teratai, 2(1), 1–13.

Azizah, A. (2017). Studi kepustakaan mengenai landasan teori dan praktik konseling naratif. Jurnal BK UNESA, 7(2), 1–7.

Badu, R. W. (2011). Pengembangan Model Pelatihan Permainan Tradisional Edukatif Berbasis Potensi Lokal Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Keterampilan Orang Tua Anak Usia Dini. Jiv, 6(2), 180–188. https://doi.org/10.21009/jiv.0602.8

Bakhtiar, A. M. (2018). Permainan Tradisional Egrang Untuk Melatih Keterampilan Kinestetik dan Sosial Anak. Jurnal JTIEE, 2(2), 76–84.

Ekayati, I. A. S. (2015). Pengaruh permainan tradisional “gobag sodor” terhadap kecerdasan intrapersonal dan interpersonal pada anak usia dini. Didaktika, 13(3), 1–10.

Erdiana, L. (2016). Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor terhadap Perkembangan Motorik Kasar dan Sikap Kooperatif Anak TK Kelompok B di Kecamatan Sidoarjo. Jurnal Pedagogi, 2(3), 9–17.

Hapidin1-Yenina2. (2016). Pengembangan Model Permainan Tradisional. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 10(2), 201–212.

Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368

Istiana, L., & Simatupang, N. (2014). Pengaruh Permainan Finger Painting Terhadap Kreativitas Anak Usia Dini Kelompok B Di Paud Melati. PAUD Teratai, 3(3), 1–6.

Iswantiningtyas, V., & Wijaya, I. P. (2015). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor. Jurnal PINUS, 1(3), 249–251.

Khusnul laely, D. yudi. (2015). Pengaruh permainan egrang tempurung kelapa terhadap peningkatan kecerdasan kinestetik anak. Empowerment, 3(2252), 32–41.

Mu’mala, Abad, K., & Nadlifah. (2019). Optimalisasi Permainan Lompat Tali dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Khuri Abad Mu’mala, Nadlifah | 57. Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(1), 57–68.

Munawaroh, H. (2018). Pengembangan Model Pembelajaran Dengan Modifikasi Permainan Congklak Sebagai Sarana Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini Di Ra Perwanida Wonosobo. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 5(3), 302–313. https://doi.org/10.32699/ppkm.v5i3.477

Musyaddad, K. (2019). Permainan Tradisional Sebagai Model Permainan sosial dan interaksi anak satu dengan yang lainnya , bahkan lebih cenderung banyak. 2(1), 14–24.

Niyati, M., & Kurniah, N. (2016). Meningkatkan kecerdasan logika matematika melalui permainan congklak tradisional. Jurnal Ilmiah Potensia, 1(2), 78–83. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/potensia/article/view/5676

Nugrahani, F. (2012). Dolanan jawa dalam rangka pembentukan karakter bangsa (kajian semiotik). Kajian Linguistik Dan Sastra, 24(1), 58–68.

Rahadian, A. (2020). Modul 4 Permainan Tradisional 1. 1–41.

SPD, A., & Lailiyyah, L. (2018). Pengaruh Permainan Lompat Tali Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelompok B Tk Kartika Iv-9 Raider Surabaya. Wahana, 70(1), 63–70. https://doi.org/10.36456/wahana.v70i1.1570

Sudarto, S. (2018). Peningkatan keterampilan sosial melalui permainan gobak sodor. JPPM (Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat), 5(1), 85–95. https://doi.org/10.21831/jppm.v5i1.10374

Trisnawaty, I. K. A. P. & I. G. A. O. N. (2017). Pengaruh Permainan Tradisioal Engklek Terhadap Kemampuan Anak Dalam Mengenal Angka Pada Kelompok B Di Tk Bayu Kumdhala Bubunan. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 5(1), 147–156. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPAUD/article/view/11592 Data : 19-20-02

Widya, U., Mahakam, G., & Playgroup, T. M. (2018). Melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Pada Usia 5-6 Tahun Di Paud Tunas Mekar Plus Tahun Pelajaran 2017 / 2018. 55–69.

Published
2021-06-27
Abstract viewed = 66 times
pdf downloaded = 51 times