BAGAIMANA GEJALA FISIK DAN MENTAL SISWA, GURU, DAN ORANG TUA PADA MASA PEMBELAJARAN PANDEMI COVID-19 DI SD?

  • CHILDA CHITMANATUL AINI Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • DANIATI GINAYANTI Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • RAIDA YULIA Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • SELIN NADIA ALWINI Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • NANDANG RUSMANA Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya
  • IKA FITRI APRIANI Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kendala pada pembelajaran di masa pandemi covid-19 bagi siswa, guru dan orang tua siswa SD. Tuuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gejala yang dialami oleh siswa SD, orang tua dan guru. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan cara menyebar angket dalam bentuk google form kepada responden. Adapun responden yang terlibat terdiri dari 47 siswa SD (82,5%), 6 orang guru (5%), dan 4 orang tua (7%). Hasil penelitian ini mengungkap bahwa siswa SD sangat beresiko tinggi pada pembelajaran pandemi Covid-19 ini. Temuan penelitian ini juga menunjukkan adanya perbedaan gejala fisik dan mental antara kelompok anak, orang tua, dan guru. Penelitian menunjukkan gejala fisik dan mental merupakan salah satu gejala yang timbul dari Post Traumatic Stress Disorder (PTSD). Dari segi mental, pandemi COVID-19 memberikan dampak stres yang tidak biasa karena seseorang dapat terpapar dengan beberapa sumber stres secara bersamaan. Akibat dari timbulnya stres tersebut, mengakibatkan timbulnya gangguan terhadap kondisi kesehatan fisik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Gao, J. dkk. (2020). Mental health problems and social media exposure during COVID-19 outbreak. PLOS ONE, 15(4), e0231924. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0231924
Hakim, T. (2004). Mengatasi Gangguan Mental dan Fisik. Jakarta: Puspa Swara
Hidayat, R. D., & Herdi. (2013). Bimbingan Konseling Kesehatan Mental di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kartono, K. & Gulo, D. (1987). Kamus Psikologi. Bandung: Pioner Jaya.
Kriyantono, Rakhmat. (2008). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Rifani. A. D., & Rahadi, R. D. (2021). Ketidakstabilan Emosi dan Mood Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Manajemen Bisnis, 18(1), 22-34. doi: doi: 10.38043/jmb.v18i1.2747.
Sari Irda. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Kecemasan Masyarakat: Literature Review. Vol. 12 No. 1 (2020): Bina Generasi: Jurnal Kesehatan.
Setiawati, R. (2020). Kesehatan Mental Perspektif M. Bahri Ghazali. (Skripsi). Sekolah Sarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Lampung.
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Penerbit Alfabeta.
Taylor, S. (2019). The Psychology of Pandemics: Preparing for the Next Global Outbreak of Infectious Disease. England: Cambridge Scholar Publishing.
Published
2022-03-10
Section
Articles
Abstract viewed = 122 times
pdf downloaded = 69 times