DESAIN MODUL PERSAMAAN GARIS LURUS BERBASIS KOMUNIKASI MATEMATIS

  • Nafisa Aulia Universitas Negeri Semarang

Abstract

Secara alamiah siswa mengalami situasi yang disebut dengan kesulitan belajar. Dalam mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa saat mempelajari suatu materi, faktor yang sangat berkaitan adalah hambatan epistimologis. Pada dasarnya siswa mengalami kesulitan dalam menghubungkan grafik persamaan garis lurus melalui dua titik dengan menentukan persamaan garis lurus melalui dua titik, menentukan persamaan garis lurus melalui satu titik dengan gradien tertentu, menentukan nilai gradien melalui dua titik, mengungkapkan kembali definisi dan manfaat persamaan garis lurus dengan bahasa sehari-hari dan menafsirkan soal cerita dalam kehidupan sehari-hari ke dalam bahasa dan simbol matematika. Selain itu siswa belum terbiasa menyelesaikan soal cerita dalam kehidupan sehari-hari secara sistematis. Dengan demikian, perlu adanya suatu desain bahan ajar didaktis yang disusun berdasarkan kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan belajar siswa terkait materi persamaan garis lurus dan mendeskripsikan desain bahan ajar didaktis materi persamaan garis lurus berbasis komunikasi matematis. Desain didaktis yang dibuat berupa modul persamaan garis lurus untuk kelas VIII berdasarkan tahapan Didactical Design Research (DDR) yaitu tahapan analisis situasi didaktis sebelum pembelajaran dan tahapan metapedadidaktik. Pada tahapan analisis situasi didaktis menghasilkan learning obstacle, antisipasi didaktis bahan ajar berupa modul matematika berbasis komunikasi matematis dan hasil validasi bahan ajar (modul) oleh para ahli. Pada tahapan metapedidaktik diperoleh uji praktikalitas bahan ajar (modul) oleh 10 siswa SMP kelas VIII dan guru matematika.

Keywords: Persamaan Garis Lurus; Learning Obstacle; Desain Didaktis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Cahyo, A. (2013). Panduan Teori Aplikasi Belajar Mengajar. Yogyakarta: Diva Press.

Euis, S. (2011). Hambatan Epistimologis (Epistimological Obstacle) dalam Persamaan Kuadrat Pada Siswa Madrasah Aliyah : International Seminar and the Fourth National Conference on Mathematics Education. Yogyakarta.

Hamzah, A. (2014). Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Hendriana dan Soemarmo. (2014). Penelitian Pembelajaran Matematika. Bandung: PT Reflika Aditama.

Isjoni. (2016). Cooperative Learning (Efektivitas Pembelajaran Kelompok). Bandung: Alfabeta.

Lestari dan Yudhanegara. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Reflika Aditama.

Lidinillah, D. (2012). Design Research Sebagai Model Penelitian Pendidikan: a theoretical framework for action. Tasikmalaya : PGSD UPI.

Nisa dan Fardatun. (2010). Analisis Kesalahan Siswa Kelas VIII SMP Kemala Bhayangkari Surabaya dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Bangun Ruang. Skripsi UNESA Surabaya.

Prastowo, A. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

Rosita, C.D. (2016). The Development Of Courseware Based On Mathematical Representations And Arguments In Number Theory Courses. Journal of Mathematics Education Volume 5, No. 2.

Sagala, S.( 2012). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Bandung: Prenadamedia Group.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.N. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Suprijono. (2012). Cooperative Learning, Teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suryadi, D. (2010). Menciptakan Proses Belajar Aktif : Kajian Sudut Pandang Teori Belajar Didaktik. Bandung: Jurnal Pendidikan Matematka FMIPA UPI.

Suryadi, D. 2010. Model Antisipasi dan Situasi Didaktis Dalam Pembelajaran Matematika Kombinatorik Berbasis Pendekatan Tidak Langsung. Bandung: Jurnal Pendidikan Matematka FMIPA UPI.

Suryadi, D. (2010). Penelitian Pembelajaran Matematika untuk Pembentukan Karakter Bangsa.Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Yogyakarta.polyantum) sebagai antibakteri Escherichia coli. J. Media Peternakan. 30(1): 55-62.

Suryadi, D. (2013). Didactical Design Research (DDR) dalam Pembelajaran Matematika.Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung.Vol 1, 2013. ISSN 977-2338831.

Tanjungsari, R.D. (2012). Diagnosis Kesulitan Belajar Matematika SMP Pada Materi Persamaan Garis Lurus.

Yaumi, M. (2013). Prinsip-prinsip Desain Pembelajaran Disesuaikan dengan Kurikulum 2013 Edisi Kedua. Jakarta: Kencana.
Published
2021-12-31
How to Cite
Nafisa Aulia. (2021). DESAIN MODUL PERSAMAAN GARIS LURUS BERBASIS KOMUNIKASI MATEMATIS. JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan, 7(2), 140-148. https://doi.org/10.33222/jumlahku.v7i2.1388
Abstract viewed = 69 times
pdf downloaded = 44 times