GEJALA MORFOFONEMIK BAHASA SUNDA PADA TUTURAN ANAK USIA DINI DI WILAYAH KUNINGAN

  • Nida Kania Dewi STKIP Muhammadiyah Kuningan
  • Leni Nuraeni STKIP Muhammadiyah Kuningan

Abstract

Penelitian mengenai Gejala Morfofonemik Bahasa Sunda Anak Usia Dini di Wilayah Kuningan khususnya di lingkungan Pasapen Kel. Kuningan Kec. Kuningan dilakukan karena banyak keunikan dalam bahasa yang muncul dalam tuturan anak-anak yang bertutur bahasa Sunda. Penelitian ini mengkaji mengenai gejala morfofonemik beserta tataran yang terdapat pada gejala morfofonemik anak-anak yang bertutur bahasa Sunda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sadap rekam dari sumber data lisan yang berasal dari anak-anak berbahasa Sunda maupun berbahasa bilingual Sunda-Indonesia di lingkungan Pasapen Kelurahan Kuningan. Untuk teknik menganalisis data yang terkumpul, penulis memfokuskan  pada analisis gejala morfofonemik: morfofonemik pada morfem dasar serta tataran apa saja yang mengalami gejala morfofonemik. Hasil yang diperoleh dari penelitian terhadap gejala morfofonemik bahasa Sunda pada tuturan anak usia dini ini menunjukan bahwa ada tataran yang mengalami gejala morfofonemik meliputi monomorfemis dan polimorfemis. Frase meliputi frase verba, frase nomina, frase adjektiva dan frase adverbia. Makna meliputi makna leksikal dan makna gramatikal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-07-01
Section
Articles
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 6 times